
Apa Saja Yang Harus Disiapkan Sebelum Membuat Website?
Bellamy
December 12, 2025
Website hebat dimulai dari persiapan, bukan kode. Tentukan tujuan, susun konten, dan siapkan kebutuhan utama sebelum memulai proyek web Anda. Agar hasilnya makin optimal.
Membangun sebuah website bukan hanya tentang menulis kode atau memilih desain yang bagus. Di balik setiap website yang sukses, ada fondasi perencanaan, kejelasan, dan strategi yang kuat. Sebelum Anda terburu-buru masuk ke tahap pengembangan, meluangkan waktu untuk menyiapkan hal-hal penting dapat menyelamatkan Anda dari revisi yang mahal dan memastikan situs Anda memberikan nilai yang nyata.
Berikut adalah hal-hal yang harus Anda siapkan sebelum mulai membangun website:
1. Tentukan Tujuan dan Sasaran Anda
Setiap website memiliki tujuan—baik untuk mempromosikan bisnis, menampilkan portofolio, memberikan edukasi, atau menjual produk.
Menentukan dengan jelas apa yang ingin Anda capai akan memandu setiap keputusan Anda selanjutnya.
Tanyakan pada diri Anda:
- Apa yang saya ingin pengunjung lakukan di situs ini?
- Masalah apa yang ingin saya selesaikan?
- Bagaimana cara mengukur keberhasilan?
2. Identifikasi Target Audiens Anda
Mengetahui siapa yang akan mengunjungi website Anda menentukan desain, gaya bahasa, dan fitur yang diperlukan.
Audiens Anda akan menentukan:
- Konten apa yang perlu dibuat
- Kebutuhan user experience (UX)
- Elemen desain yang sesuai dengan mereka
Website yang dibangun dengan fokus pada pengguna selalu bekerja lebih baik.
3. Rencanakan Konten Anda
Konten adalah inti dari website. Sebelum membangun, tentukan:
- Halaman yang dibutuhkan (Beranda, Tentang, Layanan, Kontak, Blog, dll.)
- Teks, gambar, dan video yang diperlukan
- Call-to-action (CTA) yang ingin Anda arahkan
Konten yang terencana dengan baik membantu developer menyusun struktur situs dengan efisien.
4. Buat Sketsa Layout atau Wireframe
Wireframe tidak perlu artistik—yang penting menunjukkan posisi elemen-elemen utama.
Anda dapat membuatnya menggunakan:
- Figma
- Adobe XD
- Kertas dan pena
Wireframe menghemat waktu dan memastikan semua pihak memiliki gambaran yang sama sebelum pengembangan dimulai.
5. Tentukan Branding Anda
Website Anda harus mencerminkan identitas merek. Siapkan:
- Logo
- Palet warna
- Tipografi
- Gaya visual (modern, minimalis, playful, korporat, dll.)
Branding yang kuat menciptakan konsistensi dan membangun kepercayaan pengunjung.
6. Tetapkan Anggaran dan Timeline
Proyek website bisa menjadi rumit jika ekspektasi tidak jelas. Tentukan:
- Berapa banyak yang ingin Anda investasikan
- Tanggal peluncuran yang diinginkan
- Fitur apa yang harus ada sekarang dan bisa ditambahkan nanti
Ini membantu menghindari scope creep dan memastikan pengembangan berjalan lancar.
7. Pilih Domain dan Penyedia Hosting
Nama domain yang bagus dan hosting yang andal adalah tulang punggung performa situs Anda. Pertimbangkan:
- Domain yang singkat dan mudah diingat
- Hosting yang sesuai dengan perkiraan trafik
- Fitur keamanan (SSL, backup, dll.)
8. Siapkan Dasar-Dasar SEO
Agar website mudah ditemukan:
- Lakukan riset kata kunci
- Buat rencana judul halaman
- Tulis meta description
- Pikirkan struktur URL
Menyiapkan SEO sejak awal memberi website Anda keuntungan besar saat diluncurkan.
Written by
Bellamy
.........
Related Articles
Ready to transform your business?
Let's discuss how JEXA can help you achieve your digital goals.
Get Free Consultation